My Thoughts

Kesehatan Lebih Baik dengan Sayur Sunrise Green

Duileee…. gaya banget deh aku mau ikut cooking competition Sunrise bersama Chef Juna yang terkenal itu. Pada saat aku ceritakan pada suamiku kalau aku mau ikut cooking competition, dia langsung terkesima, nggak menyangka bahwa percaya diri aku ternyata over dose sampai mau ikut cooking competition Sunrise ini, maklum biasanya aku masak air saja gosong hehehe…

Cooking competition Sunrise diadakan di Ranch Market Pondok Indah. Pesertanya ada 18 orang, seingatku 17 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Selain Chef Juna, juri kompetisi ini ada dua orang yaitu Bapak Eduard Kuntjoro selaku District Manager Ranch Market dan Bapak William Salim selaku CEO dari PT. Tani Unggul Trading Nusantara.

Juri Sunrise Cooking Competition

Para peserta dibentuk dalam beberapa grup, setiap grup terdiri dari 2 orang peserta. Setiap grup disediakan satu meja yang berisi kompor portable, penggorengan kecil, panci kecil, piring dan mangkok, sendok garpu, pisau panjang, sodet, talenan dan pisau kecil. Bahan utama yang harus ada dalam masakan adalah Sayur Sunrise Green yang terdiri dari kentang, bawang merah, bawang putih dan bawang bombay. Untuk bumbu yang disediakan hanya garam, gula, dan lada.

Peraturan dalam cooking competition ini adalah komposisi utama dari masakan harus menggunakan Sayur Sunrise Green yang telah disediakan. Aku dan teman satu grup yang bernama mbak Mutia berikut peserta yang lain diberikan voucher belanja Ranch Market sebesar Rp.200.000 yang bisa dibelanjakan untuk bahan masakan lain dan bumbu tambahan. Apabila kami belanja kurang dari Rp.200.000 berarti sesuai, jika kami berbelanja lebih dari Rp.200.000 maka kami harus membayar kelebihannya.

Waktu yang disediakan untuk cooking competition ini selama 1 jam 30 menit, itu termasuk waktu berbelanja. Aku dan mbak Mutia buntu ide hehehe jadi kami memutuskan untuk masak sop kentang yang kami pikir mudah dan singkat waktu memasaknya.

Voucher Rp.200.000 tersebut kami bagi dua. Aku kebagian beli ayam fillet, bumbu sop, dan makaroni. Mbak Mutia kebagian tugas untuk membeli wortel, buncis, dan daun bawang. Begitupun pada saat mulai membuat masakan. Aku bertugas mengupas dan memotong kentang, mengiris ayam fillet, dan menyiapkan bawang merah dan bawang putih, sementara mbak Mutia mengupas dan memotong wortel, buncis, daun bawang serta , menumis bawang merah dan bawang putih. Sisanya tinggal cemplung saja ke dalam panci, tunggu semua bahan melunak, sambil campur dan aduk bumbu. Gampang sekali dan sungguh meringkas waktu hehehehe….

Waktu 1 jam 30 menit berlalu, semua masakan yang dibuat oleh para peserta harus disajikan dan dikumpulkan dalam satu meja untuk dinilai oleh para juri.

Para juri sedang menilai hasil masakan

Selama penjurian, Chef Juna berdiskusi dengan para peserta terkait hasil masakan dan memberikan beberapa saran memasak misalkan ikan dori sebaiknya tidak digoreng melainkan di panggang karena banyaknya lemak yang terkandung didalamnya.

Chef Juna dan juri yang lain memilih 3 masakan terbaik, apakah hasil masakanku termasuk yang jadi pemenang ? OH TENTU SAJA TIDAK, kalau menang aku malah heran hahaha tapi setidaknya Chef Juna nggak keselek pada saat mencicipi hasil masakan aku dan mbak Mutia hehehe…

Setelah acara selesai, semua peserta dibolehkan untuk membawa Sayur Sunrise Green dan hasil belanjanya.

Faedah yang aku dapat dari cooking competition ini selain mendapat pengalaman dan saran memasak dari Chef Juna, aku juga jadi tahu tentang Sayur Sunrise Green.

Sayur Sunrise Green adalah produk sayuran organik dari PT.Tani Unggul Trading Nusantara yang sudah berpengalaman dalam bidang agribisnis. Produk unggulan Sayur Sunrise Green adalah kentang dan bawang.

Kentang yang dipasarkan oleh Sayur Sunrise Green ini ada banyak macamnya, ada kentang diet, kentang somay, kentang tess, dan kentang baby. Untuk bawang-bawangan, tersedia bawang merah dan bawang putih serta bawang bombay. Selain itu, Sayur Sunrise Green juga menyediakan ubi manis, ubi ungu dan ubi jepang.

Sayur Sunrise Green
Sayur Sunrise Green

Menurut pengalamanku dari cooking competition ini, kentang tess dari Sayur Sunrise Green ini mudah untuk dikupas kulitnya dan segar, pada saat di rebus juga mudah melunak dan matang. Aku juga sempat coba masakan dari grup lain yang memasak kentang dari Sayur Sunrise Green dengan cara digoreng. Rasanya renyah pada saat digigit. Apalagi Sayur Sunrise Green ini juga menyediakan kentang diet, makin semangat aku untuk belinya. Selain banyak tersedia di supermarket ternama, Sayur Sunrise Green juga bisa dibeli secara online, makin mudah dong mendapatkannya.

Sudah ada yang coba Sayur Sunrise Green? please sharing di komen ๐Ÿ™‚

 

 

 

 

happy wife, happy mommy, happy blogger :)

33 Comments

  • Reyne Raea

    Ini mah memang lebih sehat dan praktis banget ya Mba, yang kerennya bisa beli online tuh, memudahkan banget buat yang sibuk maupun mager.
    Daripada beli masakan jadi melulu yang belum terjamin kesehatannya, mending beli sayur sunrise green buat masak agar lebih sehat ๐Ÿ™‚

  • Mugniar

    Semoga Sayur Sunrise Green nanti ada jga di kota saya dengan harga bersahabat.
    Seru juga ya cooking competition-nya Mbak …. didahului sama acara belanja-belanja hehe.
    Kalo sama Chef Juna, paling deg-degan kayaknya di bagian di nyicipin masakan ya, jangan sampai dia mengeluarkan ekspresi aneh, apalagi keselek. Kalau tidak, berarti amaaan. ๐Ÿ˜€

  • Okti Li

    Bener paling merasa mudah kalau baca review, terus bisa mendapatkan barang tersebut dengan membeli secara online. Secara kami tinggal di daerah, blm tentu distributor menyampaikan dengan ceoat produk tersebut ke kampung kami

  • Muhammad Rifqi Saifudin

    Sebagai orang yang ingin hidup sehat, Sayur Sunrise Green ini kayaknya bisa jadi pilihan untuk nanti masakan deh, apalagi ini sayurnya organik. Btw, selamat ya mbak masakannya bisa dirasain sama Chef Juna dan gak keselek, walaupun bukan pemenang tapi itu prestasi lo mbak. Yang ikut master chef aja bisa keselek lo sama Chef Juna

  • fira firdaus

    Jadi setelah ketemu chef Juna, apakah beliau seseram saat di Hell’s Kitchen? XD
    Aku kalau udah nonton chef Juna ngejuriin makanan di tv aja rasanya sudah ketakutan. Apalagi kalau chefnya ada didepan mata yak XD

  • Irra

    Sayuran ya kelihatan seger-seger banget deh. Jadi seneng makan sayuran. Aduh mbak itu ketemu chef Juna gimana perasaannya? Ser ser-an pasti ya! ๐Ÿ˜‚

  • Nia K. Haryanto

    Duh, lihat sayur yang seger-seger kayak gitu bawaannya kepengen borong ke rumah deh. Apalagi itu kentangnya. Anak-anak kebetulan suka french fries. Dan aku sering bikin. Bagus hasilnya kalo kentangnya bagus begitu. Kudu nyoba nyari nih…

  • Akarui Cha

    Aku penasaran deh sama Ubi Manis dari Sunrise Green ini. Soalnya di beberapa merk sayuran begini, nggak terlalu seberasa manisnya gitu. Kalau beli di abang abang, saya nggak ahli milihnya soalnya.

  • Dian

    Sayur memang sangat baik bagi kesehatan tubuh ya mbak..
    Apalagi klo sayurannya berkualitas gini…
    Klo aq paling suka masak sayur dgn cara ditumis..
    Kurang jago klo masak sayur berkuah, hehe

  • Visya Al Biruni

    Pengalaman tak terlupakan yaa Mbak. Lomba masak, dijuriin langsung chef Juna. Meskipun belum berkesempatan menang, yang penting pengalamannya๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜ Btw aku pernah lihat nih kentang sunrise. Memang bagus yaa kualitasnya

  • Marfa

    Deg2an dong kak waktu dicobain masakannya sama chef Junaa? Hihi seru yah acaranya, sunrise green pasti pilihan sayur2nya berkualitas banget nih, bisa online juga lagih jadi gampaang

  • Deny Ir

    baru tahu ada sayuran sunrise green. Tak kira sayuran apaan, eh ternyata banyak khasiatnya terutama untuk menu diet sehari-hari. Cocok banget buat yg sedang menjalani diet tapi ingin tetap mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi. trima kasih sharingnya mb,

  • Bambang Irwanto

    Dulunya saya hanya tahu pisang sunrise, Mbak. Ternyata sekarang ada sayur sunrise green, ya, Pastinya sangat fresh ini dan diolah juga jadi lebih mudah. Dan pastinya nilai giiznya lebih banyak ya, Mbak. Jadi pengin cobain sayur sunrise green ini, Mbak. Semoga marketnya bisa segera buka juga di Kebumen.

  • Latifika Sumanti

    Wah ilmu baru, ikan dori baiknya dipanggang ya bukan digoreng. Iya sih, kalo banyak lemaknya gorengnya pasti lamuaaa, susah mateng.

    Coba di sini ada sunrise green, susah kali nyari organik2 di sini. Hiks…

    Btw, itu muka apa lampu led Sis? Silau banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *