My Thoughts

My 1st Hijabversary

Haii haiii…

Alhamdulillah akhirnya aku pede bikin POSTINGAN PERTAMA di blog ini šŸ˜Š

1 tahun sudah aku berhijab. Sorry yes kalo lebay tapi aku bangga bisa berhijrah dengan belajar menutup aurat walau pun bertahap.

Niatku berhijab itu karena eh karena…. hmm kenapa ya? Ngga ada sebabnya juga sih, tetiba kepingin aja berhijab gituuu šŸ˜ mungkin hidayahku datang seringan itu. Yang pasti aku berhijab setelah melangsing dengan Ketofastosis.

Ada seorang temenku bilang gini: ” Ren, lo aneh deh udah kurus koq malah pake hijab?”

Hlaahh aku kan berusaha anti-mainstream hehehe, ngga deeengg memang sudah nggak pede aja pakai baju modelanĀ you can see my ketekĀ dan memang niat untuk berhijab.

sebelum berhijab

Mulailah aku nonton hijab tutorial yang bertebaran di Youtube. Makin jatuh cinta dan yakin untuk pakai hijab karena lihat mereka yang bikin tutorial itu pada cakep-cakep amat šŸ˜ kali aja dengan berhijab bisa jadi cakep kaya mereka. Banyak tanya juga sama teman-teman yang duluan berhijab. Terus kepoin banyakĀ account Instagram nya hijaber lokal dan interlokal international.

Awalnya baru berani coba pakai turban, leher masih kelihatan tapi mulai pakai baju lengan panjang dan tunik.

awal berhijab, pakai turban

Ngga lama anak kedua ku memutuskan untuk berhijab, tapi langsung fullĀ hijab alias ngga kelihatan leher, disusul dengan anak pertamaku yang juga memutuskan untuk berhijab. Alhamdulillah banyak yang mendukung dan mendoakan agar kami ISTIQOMAH. Aku terus pakai turban sampai pada suatu saat suamiku bilang “mam, kenapa kamu ngga pakai hijab yang lebih tertutup seperti kakak-kakak? kayanya nanggung liatnya”

Aku seperti dengar protes dari suami, Ā dalam hati bilang: ” iya juga sih, yang nanggung-nanggung kan ngga enak”

Akhirnya mulai belajar pakai hijab yang sempurna. Tentu aja lihat tutorial dari Youtube lagi dan baca-baca tentang hijab di blog orang-orang. Akhirnya aku pede berhijab dengan leher yang tertutup šŸ™‚

Dengan berhijab, aku ngga perlu resah gelisah di omelin suami gara-gara tagihan bengkak karena tiap minggu beli hijab #ootdĀ and the gank nya hahaha karena alasanku: Demi kesempurnaan berhijrah <<< preeet banget wik wik wik

Dibawah ini nihĀ statement yang bener tulus dari hati nuraniku yang sedalam samudera šŸ˜€

Alhamdulillah aku merasa nyaman dengan berhijab. Dengan berhijab aku merasa perlu memperbaiki sikap dan perilaku agar lebih baik <<< yang masih PERLU BELAJAR BANGET, secara JULIDku itu sudah merasukĀ sampaiĀ DNA.

 

happy wife, happy mommy, happy blogger :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *