Beauty and Health,  Skin Care

Pengalaman Kulit Wajah Rusak Akibat Krim Abal-Abal

Sepertinya “mudah diracuni” pantas untuk jadi nama tengahku deh hehehe… setelah merasa tidak puas dengan hasil pemakaian Snail Truecica Miracle Repair Serum, aku mulai deh berkelana mencari skincare lain yang lebih menggoda.

Baca juga: [REVIEW] Snail Truecica Miracle Repair Serum | Benarkah Ajaib?

Suatu hari, aku menemukan satu toko online di marketplace junjunganku yang menjual skincare yang kabarnya diracik oleh dokter kulit yang bernama dr.G*l**h. Melihat dari banyaknya testimoni positif dan track record penjualan yang laris manis, serta ijin BPOM tanpa pikir panjang aku langsung beli satu set skincare yang terdiri dari pearl face wash, day cream, dan night cream.

Pada saat kang kirim teriak “Pakeeeetttt” duh aku langsung senang bukan kepalang, terbayang olehku betapa halus mulus kinclong kulit wajahku macam artis-artis ibukota. Kubuka paketan skincare itu dengan mata berbinar tak sabar tunggu malam untuk mulai skincare routine pakai “krim dokter” ini.

Malam harinya segera aku lakukan night skincare routine aku dong, aku periksa dulu kondisi krim dari mulai baunya sampai dengan tekturnya. Baunya khas bau kimia yang biasanya ada dalam kandungan krim dokter kulit beneran dan teksturnya pun bukan seperti krim lengket yang dirazia BPOM.

Sebelum pakai night cream nya tentu saja aku bersihkan wajah dengan face wash dari paketan skincare ini. Aku kaget, karena saat cuci muka pun wajah terasa perih, sedangkan judul face wash nya ada embel-embel PEARL yang biasanya lembut untuk kulit wajah, tapi aku biarkan karena kupikir memang kulitku yang sensitif.

Kemudian setelah cuci muka aku pakai night creamnya, aku lebih kaget lagi karena rasanya perih dan panas seperti terbakar. Wajahku hangus, parah banget ⊙﹏⊙ sampai anakku kaget lihatnya… “mam, kok muka mami gosong ???” langsung saja aku kompres wajahku pakai air es.

Besok paginya, rasa panas dan perih mulai hilang tapi hangusnya tetap. Setelah mandi, aku pakai day creamnya yang kabarnya mengandung Spf 30. Makin kaget lagi, karena setelah pakai day creamnya, panas dan perih kumat lagi. Langsung aku kompres pakai air es lagi dan hentikan pemakaian. Siang itu juga aku ke dokter kulit yang biasa menangani kulitku.

Aku sukses di caci maki oleh dokter kulitku hahahaha, dokter kulitku suruh aku menetralkan kulitku selama empat hari alias ngga boleh pakai apa-apa  termasuk sunblock, cuma cuci muka dan tidak boleh keluar rumah.

Hari kelima, wajahku tetap hangus ditambah mulai timbul flek-flek hitam. Wuiiih macam kena azab wajahku ini hahaha… kebetulan hari kelima ini jadwal aku kembali ke dokter kulitku. Melihat kondisi kulit wajahku saat itu, sang dokter kulit langsung bertindak dengan…. melakukan chemical peeling TCA kadar 10%.

Proses chemical peeling TCA ini juga menguji nyali hahaha… perih, panas, dan terbakar itu kembali kurasakan, tapi berhubung aku ingin sembuh jadi kutahan, beauty is pain isn’t it? Dokter kulitku juga bilang kalau mentalku akan kembali diuji selama 1-2 minggu kedepan efek chemical peeling ini, karena kulit akan mengencang dan mengelupas ekstrim serta tidak boleh terkena matahari langsung.
Begini nih kondisi kulitku pada saat chemical peeling itu bekerja…
Selama chemical peeling itu bekerja aktif, aku hanya pakai sunblock dari dokter kulitku di pagi hari dan krim iritasi yang juga dikasih olehnya di malam hari. Oh ya, dokter kulitku ini hanya bertindak dan memberikan aku krim wajah (krim iritasi) apabila wajahku bermasalah berat, karena aku tetap ingin pakai skincare yang dijual bebas.

Hari ke sembilan, aku mulai melakukan skincare routine dengan produk-produk yang dijual bebas di marketplace. Produk-produk yang kupakai ini adalah

oil cleansing

Aku penganut paham double cleansing yaitu membersihkan wajah dua kali biasanya menggunakan oil clenasing atau micellar water dulu sebelum mencuci wajah. Untuk first cleanser aku pakai Kose Softymo Oil Cleansing Deep. Alasannya karena lembut di wajah, membersihkan segala kotoran dan debu secara menyeluruh bahkan mascara waterproof pun luntur saat dibersihkan dengan oil cleansing ini. Lagipula dengan harga sekitar 150K, oil cleansing kapasitas 230ml ini tergolong murah hehehe…

face wash

Untuk second cleanser, aku pakai Himalayan Herbals Purifying Neem. Selain untuk kulit berjerawat, sabun cuci muka ini juga memiliki efek adem di kulit wajah. Untuk harganya, Himalayan Purifying Neem ini aku beli dengan harga 45k di toko Dandan, ada juga di Watson atau Guardian bahkan di minimarket tapi mungkin harganya berbeda.

toners

Kenapa aku pakai dua toner? karena toner Hatomogi Skin Conditioner aku pakai di pagi hari dan Benton Aloe BHA Skin Toner aku pakai di malam hari. Kedua toner ini efeknya bikin adem kulit sekaligus membersihkan sisa-sisa double cleansing yang kulakukan sebelumnya, dan kulit wajahku berasa lebih lentur dari yang sebelumnya kencang tanda dehidrasi. Di marketplace, Hatomugi Skin Conditioner kapasitas 500ml aku beli dengan harga hanya 90k dan Benton Aloe BHA Skin Toner kapasitas 150ml aku beli dengan harga 140k saja.

face serum

Kemudian aku pakai serum The Ordinary Hyaluronic Acid 2%+B5. Ini serum yang hits banget sepertinya deh, fungsinya sih untuk menghidrasi kulit wajah. Efek di kulitku jelas untuk “membasahi” kulit wajahku yang kering kerontang. Serum dengan kapasitas 30ml ini aku beli seharga 160k, banyak yang jual di marketplace junjungan kita semua hehehe..

night cream

Sebenarnya ini masuk ke golongan sleeping mask, tapi aku menempatkan dia di bagian night cream. Aku lumayan amazed dengan Dr.Jart+ Cicapair Night Repair ini, selain menenangkan kulit dan benar-benar terasa adem, Dr.Jart+ Cicapair Night Repair ini mengurangi kemerahan di kulit wajahku besok paginya.

sheet mask

Aku menambahkan sheet mask setiap dua hari. Biasanya aku pakai sheet mask dari Korea dengan brand apapun, tetapi aku lagi jatuh cinta dengan sheet mask ABloom Water-Me-Long ini. Masker dengan sheet transparan ini memiliki essence ringan yang melimpah, cukup untuk membanjiri kulit dehidrasiku dan punya efek glowing. Aku beli sheet mask ini seharga 12k di marketplace, murah banget kaaan hihihi

Produk-produk diatas aku gunakan untuk night skincare routine, untuk morning skincare routine aku gunakan produk-produk diatas kecuali tanpa sheetmask dan dr. Jart+ Cicapair Night Repair aku ganti dengan dr. Jart+ Cicapair Recover.

day cream

Selain dengan Spf 40, Dr.Jart+ Cicapair Recover ini juara untuk menutupi bekas-bekas jerawat dan flek-flek hitam, dan yang pasti meredakan kemerahan di wajahku. Dr.Jart+ Cicapair Recover ini sifatnya seperti tone up cream yang bikin wajah nampak cerah seketika jadi praktis karena tidak perlu bb cream atau foundation.

Alhamdulillah, sekarang ini kulit wajahku jauh membaik. Bekas jerawat dan flek hitam mulai memudar, kulitku mulai kembali kelembapannya.

Aku sungguh kapok dengan prahara “krim dokter” ini tapi nggak kapok untuk coba skincare lainnya dengan syarat brand yang jelas hehehe…

Tapi aku masih ada pe-er untuk kulit sensitifku yang kadang suka timbul kemerahannya. Selain facial oxygen yang rutin aku lakukan, ada rekomedasi skincare (dengan brand yang jelas) lain untuk kulit wajah sensitif kah? please sharing di komen 🙂

 

happy wife, happy mommy, happy blogger :)

16 Comments

  • Hastira

    nah itu dai , aku takut coba2 kosmetik makanya aku dari dulu paaki merk tertentu sampai skrg itu gak berubah takut kalau pakai yg baru

  • Sari Hati

    Krim-krim (yang katanya) dokter ini harus bener-bener di tindak tegas ya peredarannya. Alhamdullilah semua udah berlalu ya mba. Btw aku udah lama banget ngewishlist si hatomugi. Tapi tunggu entaran aja deh, tunggu agak lama stay di skincare routine yang ini. Baru coba hatomugi.

  • Emma

    Aku paling takut coba-coba sama produk skincare pd wajah soalnya takut tidak sesuai. Alhamdulillah wajahmu sudah pulih ya mbak, ini membuat aku jadi lebih hati-hati. Thanks infonya 😋

  • silvia

    Serem iih kalau coba-coba krim yang nggak jelas kaya gitu. Aku kalau baca review kaya gini nih, malas banget coba krim yang belum tentu baik kadarnya dan brand-nya. Apalagi kalau mau beli online, hati-hati banget.

  • Dian

    Ya Ampun mbak bisa gitu ya..

    Klo aq pasti da nangis gulung2 dan panik..

    Aku pake skincare paketan dari satu merk

    Benernya boleh g sih klo kita mix gitu, skincare dokter dan yg bebas di jual

  • Intan Daswan

    Aku juga pernah Mbak pernah coba-coba pake produk skincare mereknya lumayan terkenal. Tapi emang dasar kulit akunya aja yang nggak terbiasa pake perawatan mahal, bukannya jadi mulus malah jadi bermasalah, akhirnya harus ke dokter kulit deh hehehe…

  • Wiwin | pratiwanggini.net

    Ternyata memang krim yang gak jelas merknya itu memberikan efek yang menyakitkan yaa.. Beneran, saya gak berani untuk coba-coba meskipun kulit wajah saya termasuk kulit badak.

  • Evalina

    Wah, kulitq sensitif, cukup dua kali pakai lipstik jadi bengkak bibirq, dan pakai make up cukup tahan 2 jam. Sekarang aq cukup pakai riaa wajah yang ringan saja, karena kulit sensitif

  • Herva Yulyanti

    Ya ampun Mba duh aku ya ngeri itu langsung gosong gitu yah gimana ga dicaci maki dokternya hahahaha..
    tapi untung sigap ya mba ke dokter coba kalau ga duh kebayang makasih udah sharing mba jadi ga termudah bujuk rayuan krim2 gitu

  • Visya Al Biruni

    Ya Allah ngeri ngebayanginnya mbaaa.. alhamdulillah segera normal yaa walau tetap butuh waktu. Pelajaran banget yaa mbaa buat kita semua, terimakasih :’) btw Aku salfok sama sheet masknya packaging nya Lucu banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *