My Thoughts

Waspada !! Diabetes Juga Bisa Menyerang Anak-Anak

Aku sudah pernah cerita tentang beberapa penyakit yang diidap oleh bapakku di tulisan sebelumnya tentang Parkinson. Sejujurnya penyakit-penyakit tersebut bermunculan berawal dari penyakit Diabetes Melitus yang juga dikenal sebagai penyakit Kencing Manis.

Baca juga: Parkinson|Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Alhamdulillah aku mendapatkan wawasan lebih tentang Diabetes Melitus saat hadir di Kementerian Kesehatan pada seminar Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Desember setiap tahunnya.

Diabetes Melitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa tinggi di dalam darah karena tubuh tidak bisa melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Diabetes Melitus disebut sebagai Mother of Disease alias “ibu dari segala penyakit”

Kenapa begitu? karena Diabetes Melitus bisa menyebabkan kelainan berbagai macam organ tubuh. Kelainan tersebut mulai dari mata, jantung, lambung, hati, ginjal, kulit, sampai kaki.

Diabetes Melitus atau biasa disingkat DM bisa menyebabkan aliran pembuluh darah menjadi kurang baik yang berakibat kerusakan pada retina mata yang menyebabkan kebutaan secara perlahan. Selain itu menyebabkan kerusakan pada lensa mata seperti katarak.

DM menyebabkan perubahan metabolisme sel lapisan dalam pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi kaku. Akibatnya organ-organ yang harus dialiri darah menjadi kekurangan nutrisi dan oksigen. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya serangan jantung koroner, stroke dan luka yang susah sembuh.

Penyakit lain yang timbul karena DM adalah gastropati diabetik dengan gejala perasaan kembung, begah, dan cepat kenyang. Penderita penyakit DM juga seringkali terlihat semakin kurus karena insulin yang ada dalam tubuh hanya digunakan separuh akibat ketidakefesienan reseptor atau biasa disebut resitensi insulin.

DM juga menyebabkan kebocoran protein di ginjal, yang berakibat gagal ginjal di mana seseorang memerlukan terapi pengganti ginjal, seperti cuci darah, cuci rongga perut, atau cangkok ginjal. Nah ini yang dialami oleh bapakku yang sekarang harus menjalani cuci darah 2x seminggu πŸ™

DM yang sudah lama di idap dan tidak terkontrol menyebabkan aliran pembuluh darah sulit mencapai ke ujung tubuh, seperti jari kaki, tangan, ujung rambut hingga penis. Oleh karena itu jika mengalami luka di kaki atau tangan akan sulit sembuh karena aliran darah yang memberi makanan tidak sampai ke ujung jari kaki atau tangan tersebut. Untuk rambut bahkan bisa menyebabkan alopesia atau kebotakan Bagi laki-laki bisa terjadi disfungsi ereksi.

DM ada tiga jenis yaitu DM tipe 1, DM tipe 2, dan DM tipe lain seperti DM Gestasional dan MODY.

DM tipe 1 biasanya terjadi pada usia anak dan remaja, penyebabnya adalah gangguan fungsi pankreas yang memproduksi insulin.
Beberapa gejala DM tipe 1 ini adalah:
– Anak lebih sering buang air kecil.
Karena kadar gula darah dalam tubuh anak meningkat, tubuhnya akan merespon dengan cara menghilangkan glukosa ekstra melalui ginjal. Hal ini membuat anak lebih sering buang air kecil dalam jumlah banyak.
– Anak sering merasa haus.
Hal ini terjadi karena banyak cairan yang dikeluarkan dari tubuh yang kemudian anak akan merasa sering haus.
– Anak sering merasa kelaparan.
Karena tubuh anak tidak menghasilkan insulin yang cukup, akibatnya glukosa dari makanan yang masuk ke tubuh anak tidak mampu diserap tubuh secara keseluruhan. Hal ini membuat sel-sel dalam tubuh anak, seperti sel di otot dan organ anak, akan kekurangan energi untuk melakukan aktivitasnya. Akibatnya, anak lebih sering merasa kelaparan.
– Berat badan anak terus menyusut.
Tubuh yang tidak dapat menyerap glukosa yang ada dalam tubuh membuat jaringan otot dan cadangan lemak menyusut, sehingga terjadi penurunan berat badan pada anak. Penurunan berat badan dapat terjadi secara drastis.
– Anak sering merasa kelelahan.
Tubuh yang tidak dapat menyerap gula dari makanan membuat tubuh kekurangan energi, maka dari itu anak mengalami kelelahan dan terlihat lesu.

Terdapat 5 pilar manajemen untuk anak penderita DM tipe 1, yaitu:
Insulin.
Insulin adalah hal yang mutlak dibutuhkan oleh anak penderita DM tipe 1 dan harus digunakan seumur hidupnya. Dalam pemberian insulin harus diperhatikan beberapa hal yaitu dosis pemberian, regimen pemberian, dan cara penyuntikan.
Dosis total pemberian insulin harian pada anak berkisar 0,5 – 1 unit per kilogram berat badan anak pada saat pertama kali diagnosis ditegakan. Dosis ini berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi sang anak.
Regimen pemberian terdiri dari split mix dan Basal Bolus. Regimen split mix adalah 2x suntik per hari atau 3x suntik per hari. Regimen Basal Bolus adalah pemberian insulin yang berbeda pada dosis Basal dan dosis Bolus.
Cara penyuntikan insulin yang paling tepat untuk absorpsi insulin adalah di daerah perut, lengan atas, dan lateral paha.
Diet.
Diet dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan pada anak penderita DM tipe 1. Diet untuk anak penderita DM tipe 1 adalah harus memantau ketat asupan kalori harian anak karena terkait dengan dosis insulin.
Aktifitas fisik.
Aktifitas fisik untuk anak penderita DM tipe 1 tetap harus diperhatikan agar tidak mengalami hipoglikemia dan hiperglikemia.
– Edukasi
Edukasi ini penting untuk anak penderita DM tipe 1 dan keluarganya, terkait dengan perawatan, aktifitas fisik, dan asupan nutrisi.
– Kontrol metabolik
Kontrol metabolik untuk memperhatikan parameter gula darah dan HbA1c

Sekarang aku cerita tentang DM tipe 2 yaaaa…
DM tipe 2 biasanya terjadi pada orang dewasa dan lanjut usia. Metabolisme tubuh yang semakin menurun dan gaya hidup semasa muda menjadi penyebab penyakit ini.
Beberapa gejala DM tipe 2 ini adalah:
– Mudah Lelah
– Pandangan mata kabur
– Kaki kesemutan dan sering kebal
– Luka susah sembuh

Sedangkan Diabetes Gestasional adalah diabetes yang hanya terjadi pada kehamilan akibat tubuh ibu hamil tidak cukup menghasilkan insulin selama kehamilan.

Penyakit Diabetes Melitus adalah penyakit yang tidak bisa sembuh tapi bisa dikelola dengan cara mengatur jadwal makan, makan dalam jumlah kecil namun sering, dan memilih jenis makanan yang berpengaruh pada kecepatan naiknya kadar gula darah.

Melihat betapa mengerikan akibat penyakit Diabetes Melitus ini, mulai dari sekarang yuuk kita terapkan pola hidup sehat untuk kita dan anak-anak kita untuk mencegah dan meminimalkan resiko penyakit Diabetes Melitus πŸ™‚

Β 

happy wife, happy mommy, happy blogger :)

22 Comments

  • Ludyah Annisah

    Ngeri banget ya mba penyakit generatif kayak DM ini. Dan, mirisnya dari keluarga besar aku ada turunan juga penyakit ini. Baca ini, jadi lebih sadar dan mawas diri untuk atur pola hidup sehat, hiks.

  • Icha Marina Elliza

    Wah baca Ini aku jadi mesti Hati-hati nih mba Iren, karena anakku yang laki pernah masuk icu saat kejang tanpa demam. Saat aku cek lab baca kadar gula darah nya sampai 300.
    Aduh ini bikin degdeg-degan juga mba, meski dokter bilang udah normal.

  • Reyne Raea

    Diabetes serem ya , bahkan anak-anakpun diserang, sedih rasanya.
    Semoga anak-anak kita selalu sehat, dan sebagai ortu harus lebih ngeh nih dengan gaya hidup sehat.
    Lebih baik mencegah daripada mengobati.

    Terutama menyajikan makanan yang sehat

  • Ayun

    Selama ini diabetes identik dengan penyakit yg banyak diderita orang2 yg sudah berumur, tapi ternyata anak kecil pun juga bisa kena. Gaya hidup sehat emang harus diajarkan sejak dini, ya.

  • Dian Restu Agustina

    Ibuku pembawa gen DM sementara Bapakku penderita DM. Saat ini dalam kondisi terkontrol denagn asupan insulin 3 suntikan perhari. Dan memang DM ini jadi induknya ya..alhasil kedua mata Bapak kena katarak, pernsh operasi batu ginjal dan sinusitis serta beberapa gejala baru lainnya.
    Edukasi untuk perbaikan gaya hidup memang penting agar tak muncul DM ini

  • Reni Dwi Astuti

    Barusan tadi malam ibu saya telpon mengkhawatirkan cucunya, katanya anakku makannya banyak tapi kok nggak gemuk, apalagi anakku suka manis-manis.

    Aku nggak pernah mikir sampai kesana, karena menurut pengamatanku anakku masih belum seperti itu. Karena dia sekolah sampai sore, dan aktivitasnya banyak, jadi wajar kalau tidak gemuk.

    Namun bagaimanapun kita sebagai orangtua harus waspada terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan

  • Nurul Sufitri

    Wah, ternyata berat badan anak menyusut terus itu ternyata salah satu tanda2 terkena penyakit diabetes ya? Ga nyangka juga..hmmm Emang mesti dibatasi makanan2 tertentu apalagi yg manis2 ya dan karbohidrat juga jangan terlalu banyak dikonsumsi. Apalagi kalau udah ada sambal dll minta nambah nasi gawat kan hehehe.

  • Meliawati

    Oh ya Allah aku baru tau kalau semua berawal dari diabetes. Pantesan mertuaku itu selain punya penyakit diabetes juga punya penyakit jantung, darah tinggi dan katarak. Jadi makin aware sama penyakit diabetes ini karena ternyata sengeri itu efeknya.

  • Keke Naima

    Diabetes ini satu penyakit yang cukup mengkhawatirkan buat saya. Alm papah mertua ‘kan diabetes. Dan katanya penyakit ini bisa menurun. Makanya saya termasuk yang perhatiin urusan asupan anak-anak

  • Dian

    Wah makanya ya sbg ibu kita juga harus memperhatikan makanan dan minuman anak2 ya..

    Anak-anak kan emang suka makanan manis gitu ya, agak susah membuat mereka berhenti mengkonsumsi yg manis manis gitu

  • Nia K. Haryanto

    Serem ya dengan tahu fakta kalo diabetes bisa juga kena ke anak. Mengingat kita seringkali seneng kalo anak makan banyak. Dan mindset di kita masih: anak-anak yang banyak makan itu sehat dan lucu. Duh, kudu mulai aware deh. Apalagi dengan semakin maraknya penggunaan gadget. Makan banyak plus jarang olahraga. Risikonya besaaaar untuk kena diabetes.

  • Hanila PendarBintang

    Bener, Mbak.
    Teman sekolah keponakan suami ada yang kena diabete. Usia 9th karena kebanyakan minum minuman yg orange2 itu apa ya…kemasan itu pokoknya. Sampai di sekolahnya menghimbau agar anak2 jgn dikasib jajan minuman kemasan tersebut.

    Skrg si anak itu hrs rutin suntik insulin lho….kasihan msh kecil.

  • Syarifani Mulyana

    Kebiasaan papa yang selalu mengonsumsi teh manis hangat di pagi hari sempat membuat gula darah tinggi. Sekarang tiap pagi diganti cereal oat untuk pengganti sarapan.
    Baru tahu ternyata penderita katarak itu penyebab kebanyakan karena penderita DM. Soalnya mertua saya juga kena DM dan habis operasi katarak

  • April Hamsa

    Kalau gak salah dulu pernah juga ditunjukin anak yang rentan kena diabetes tu biasanya yang gemuk, trus di lehernya ada lipatan kehitaman. Biasanya krn sama ortunya sering dikasi minuman yang manis2 gtu. Eamng agak serem yaa. Makanya kalau bisa perhatikan asupan makanan dan khususnya jajanan anak2 gtu…

  • Anisa Deasty Malela

    Aduh kok menyeramkan ya,, masa iya diabetes bisa menyerang anak-anak. Tapi kalau dilihat dari pola hidup masyarakat zaman now yang serba instan dan banyak makan makanan manis, pasti banyak penyakit yang antri untuk menyerang ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *